Jumat, 09 Januari 2015

PINDAH TUGAS KE DESA YANG BARU

          Diakhir PTT yang pertama,saya dan suami sepakat untuk memperpanjang kontrak sebagai Bidan PTT.Hanya saja yg kami rasakan tempat tugas yang sekarang ini cukup jauh dengan kondisi jalan berupa koral dan kerikil yg cukup besar besar.Jarak kerja suami dari Puskesmas ke Polindes tempat saya tinggal 38 KM PP.Jadi cukup jauh dan melelahkan.Dan satu hal lagi setelah 4 bulan menikah belum ada tanda2 kami akan mendapatkan momongan.Mungkin karena factor kami sering naik kendraan roda dua dengan jarak yang jauh serta jalan yg berupa batu batuan ,makanya sulit terjadi pembuahan.
          Salah satu teman bidan seangkatan saya yg bertugas tidak jauh dari Polindes tempat saya berdomisili ,memutuskan untuk pindah mengikuti suaminya yang seorang Dokter Gigi ke Pulau Jawa.Saya dan suami sepakat untuk menggatikan mereka di desa tersebut.Kalau jarak dari desa lama ke Puskesmas 38 KM PP,dari desa ini Cuma 26 KM PP,tapi dengan kondisi jalan tidak terlalu parah.
        Akhirnya pada Perpanjangan PTT yg ke 2 tahun 2001 saya resmi pindah ke desa yang baru yaitu desa Muara Batang Empu.Desa yang terletak di muara sungai Batang Empu dan Sungai Rupit
        Dan Puji Tuhan genap 1 bulan saya bertugas di desa ini,saya mendapatkan tanda 2 kehamilan seperti gejala mual2 dan pusing..Saya ambil urine tes,setelah saya tes ternyata saya positif hamil.Ternyata benar dugaan kami,jalan jelek dan akibat guncangan sepeda motor yg menyebabkan tidak terjadinya pembuahan.
         Sama seperti desa terdahulu didesa ini tidak terdapat Aliran Listrik apalagi sinyal HP.Kebetulan suami saya suka otak atik listrik,walaupun lebih sering gagalnya alias merusak.wkwwkwk.Ada informasi dari teman bahwa ada orang mo jual Panel Tenaga Surya/Solar Sel bekas pakai.Setelah dicek dan dinego ahirnya dibeli Rp 800.000 belum termasuk Akinya.Aki 70 Amper beli Rp 650.000.Akhirnya Polindes saya bisa diterangi 2 buah lampu neon.Kalau Pakai Genset wah biaya beli bensinya yg nggak sanggup,walaupun harga genset saat itu sama dengan harga solar sel bekas yaitu Rp 800.000 ribuan.



          Selang setahun kemudian adalagi yg nawarkan Solar Sel Bekas .Akhirnya Solar Cell yang satu ini digunakan untuk Power Suply Televisi.Tapi televisnya yg level BW/Black White 14 inc,beli bekasan juga..wkwkwk…Kemudian beli juga receiver parabola + Power Inverter 300 W.Akhirnya bisa juga nonton TV walaupun hanya bisa sampai jam 22.00 WIB.Kalau ditotal biaya kelistrikan tenaga surya lebih mahal dari listrik PLN.Tiap 2 tahun harus ganti Aki.Tetapi tetap lebih hemat daripada pakai genset.

Kata Kata Bijak :
"Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak."AMSAL 12:15

" Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya." Amsal 16:9


                                           

                                 Ket : Sebelah kiri sungai Rupit,sebelah kanan Sungai Batang Empu     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar