Rabu, 30 Desember 2015

REMUNERASI TENAGA KESEHATAN

By Hotman Silitonga Azizten Pribadi Bidan DeZa



                   Cukup sering aku mendengar keluhan dari rekan tenaga kesehatan baik perawat maupun bidan serta tenaga paramedis lain mengenai minimnya perhatian pemerintah terhadap tenaga kesehatan,terutama mengenai kesejahteraan mereka.
                  Semenjak para pendidik/guru mendapatkan tunjangan remunerasi,para tenaga kesehatan mulai merasa bahwa mereka merasa sedikit tersisihkan/kurang diperhatikan.
Memang  para guru dan tenaga kesehatan umumnya selalu berdampingan tugasnya hingga ke pelosok pedesaan.Ketika salah satu mendapat remunerasi dan yang lain tidak ,secara otomatis timbul pertanyaan dalam hati,Mengapa Ini Bisa Terjadi ?
                 Beberapa pemerintah daerah mengantisipasi kecemburuan ini dengan memberikan Tunjangan Kinerja Daerah bagi pegawai yang tidak mendapatkan remunerasi.
Tapi sayangnya,tidak semua Pemda memberikan TKD kepada pegawainya.Kalaupun ada pemberian TKD,nilainya bisa berbeda antar Kabupaten/Kota,Propinsi,serta Kementrian.
Ketika terjadi perbedaan yang mencolok,bisa  jadi membuat para pegawai terdorong untuk berMigrasi kepada daerah/institusi yang memberikan TKD/Remunerasi yang lebih besar.
                 Lalu bagaimana dengan nasib rekan sekerjaku  yang tanpa remunerasi dan TKD..????Entahlah…..Sebenarnya perasaanku sama saja dengan mereka,tapi aku berusaha untuk tetap sabar.
Aku sengaja menggunakan terminologi kata TENAGA KESEHATAN….karena ini mencakup seluruh tenaga mulai dari cleaning service hingga tenaga medis.Selama ini tenaga kesehatan hidup berkelompok-kelompok sesuai profesi mereka,sehingga suara-suara mereka nyaris tak terdengar.Bahkan sikap empati antar sesama Tenaga Kesehatan pun sudah mulai luntur.
           Hatiku merasa sedih mana kala ku ketahui Kemenkes telah memberikan Remunerasi kepada tenaga kesehatan tapi sayangnya hanya untuk pegawai Kemenkes saja.Pertanyaan Timbul…Mengapa Kemenkes tidak bisa seperti DepDikNas,Depag,Polri,dan departemen lain…..??


Permenkes No 83 Th 2013 Tentang Besaran Tunjangan KInerja Pegawai Kemenkes 2013

Ada baiknya pemerintah pusat mengkaji lagi pemberian remunerasi kepada para PNS.Jangan sampai yang satu dapat yang lain tidak,demikian juga antar daerah,propinsi,departemen,jangan sampai terjadi perbedaan yg signifikan tanpa ada dasar yang jelas.Prinsip-prinsip NKRI sebaiknya dikedepankan.
            Sistim peng-Gajian yg dahulu sebenarnya sudah sangat baik,saya yakin orang2 terdahulu yg merumuskannya mempertimbangkan  secara cermat dari segala aspek termasuk mengurangi kesenjangan antara pemegang  jabatan di struktural dengan mereka yang fungsional.Hanya saja mungkin standart penggajiannya untuk  hidup  sederhana dan perlu ditingkatkan.
            Selama ini menurutku pemberian remunerasi tergantung kepada kemampuan masing masing kementrian/lembaga menyakinkan/melobi para pembuat anggaran seberapa penting kementrian/lembaga mereka terhadap negara ini .Kementrian/Lembaga @ berkata “ Tanpa aku negera ini bisa Bangkrut/Terbelakang/Kacau/Dll “ Aku Kementrian/Lembaga yang paling berjasa terhadap negara ini untuk itu aku butuh remunerasi bagi pegawaiku ……Ketika semua bicara sektoral,lalu bagaimana nasib kami.Tidakah itu melukai....????

Kata-Kata Bijak :

“Bila engkau duduk makan dengan seorang pembesar, perhatikanlah baik-baik apa yang ada di depanmu. Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu!
 Jangan ingin akan makanannya yang lezat, itu adalah hidangan yang menipu.”Amsal 22:1-3

“ Jangan berlagak di hadapan raja, atau berdiri di tempat para pembesar.
 Karena lebih baik orang berkata kepadamu: "Naiklah ke mari," dari pada engkau direndahkan di hadapan orang mulia”.Amsal 25 : 6-7




HAPPY NEW YEAR 2016

Kamis, 24 Desember 2015

PELATIHAN APN



                  




                   Saat ini sepertinya ada keharusan bagi seorang bidan untuk mengikuti Pelatihan APN  ( Asuhan Persalinan Normal ).Sebelum tahun 2005 rasanya  tidak ada yang namanya APN.Ku coba searh di google apa dasarnya seorang bidan harus mengikuti APN.Toh Pendidikan Bidan itu sendiri adalah Pendidikan  APN,tapi tak kutemukan.Hanya selentingan  isu  yg kudengar,dasarnya adalah menurunnya kwalitas lulusan pendidikan kebidanan,sekalipun saat ini  bidan sudah  lulusan  DIII.
                  Sebelum tahun 2000 Menjadi Bidan merupakan Profesi yang cukup menjanjikan,lulusan pendidikan bidan bisa langsung bekerja walaupun hanya sebagai Bidan Kontrak/PTT.Animo masyarakat yang tinggi untuk menjadi bidan membuat orang yang berjiwa bisnis  melihat pendidikan kebidananan merupakan  sebuah peluang usaha yang cukup menjanjikan.Akhirnya sekolah kebidanan tumbuh bak jamur di musim hujan.
                   Rendahnya pengawasan terhadap pendidikan ini mengakibatkan output yang dikeluarkan menjadi  menurun.
Harusnya pihak yang memberikan ijin , bertanggung jawab atas output yang dikeluarkan.Kalau nggak mampu mengawasi,lebih baik nggak usah memberi ijin.
                  Pada bulan ini aku ditawari mengikuti Pelatihan APN,yang dianggarkan oleh Din-Kes Kabupaten Muratara,Institusi dimana aku bekerja.Aku kira aku sendiri yang belum mengikuti Pelatihan APN di UPT tempat ku bekerja.Ternyata cukup banyak yang belum mengikuti APN,dan mereka lebih senior dari aku wkwkwkwk.Semuanya Alumni Bidan Desa dan Jebolan D1……yah…Beginilah Nasib Bidan Desa apalagi yang jauh dari akses…Jangankan urusan Pelatihan…..Urusan Naik Pangkat pun sering tertinggal….Bidan yang lain udah jadi Letnan,sementara bidan desa banyak yg masih kopral….wkwkwkkwkw.
                  Pelatihan APN yang kuikuti bersama teman yang lain sifatnya Free/Gratis.Suatu kebijakan yang bagus yang diambil oleh Din-Kes Kab Muratara.Pelatihan dilaksanakan dari tanggal 14 s/d 22 Des 2015.



Memang sebaiknya Pelatihan yang bertujuan meningkatkan kwalitas pelayanan kepada masyarakat harus Free/Gratis,tidak dibebankan kepada Bidan.Cukup berat bagi Bidan Desa mengeluarkan dana 3-4 juta untuk mengikuti pelatihan ini,apalagi sebelum adanya Pelatihan  APN ,mereka  ini sudah belasan tahun malang melintang bertugas di desa dengan penuh keterbatasan baik sarana maupun prasarana.Tak jarang prinsip “Tak Ada Rotan, Akar pun Jadi” sering diterapkan karena terbatasnya  sarana dan prasarana tersedia .Pepatah mengatakan : Pengalaman Adalah Guru Yang Terbaik.
                Kedepan ada baiknya jika Pelatihan APN ini sesuatu yang wajib bagi Bidan,dimasukkan saja dalam kurikulum dasar/utama pendidikan kebidanan.  
Demikian juga Uji Kompetensi dan Registrasi,dilakukan ketika mereka mau kelulusan.Sehingga ketika seorang Calon Bidan sudah lulus mereka sudah siap kerja.Kalau sekarang ini sih nampaknya lulusan kebidanan bukannya siap kerja tapi siap nganggur :D .Bagaimana nggak nganggur saat lulus belum punya STR,Tidak Punya Sertifikat APN,Lulus Uji Kompetensi.
Tanpa itu semua seorang Bidan tak lebih statusnya hanya sebagai Baby Sister atau pembantu/cleaning service di Klinik/RS,kecuali yang beruntung  bisa menjadi PNS. 

Rujukan :

http://health.kompas.com/read/2014/01/31/1153108/Kualitas.Bidan.Indonesia.Diragukan.



 Kata-Kata Bijak :

" Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang"Amsal 13:20
 " Kebenaran menjaga orang yang saleh jalannya, tetapi kefasikan mencelakakan orang berdosa".  Amsal 13:6

Tulisan lainnya :
http://polindesmuarakasih.blogspot.com/2015/01/asuhan-persalinan-normal.html
http://polindesmuarakasih.blogspot.com/2015/01/polindesku-yang-sering-kebanjiran.html


                


     
                 
                        

Senin, 30 November 2015

KONTRASEPSI



         Kata kontrasepsi mungkin tidak asing bagi ibu-ibu  yang telah berkeluarga dan mempunyai anak.
Kontrasepsi erat hubungannya  dengan keluarga berencana.
Kata Kontrasepsi sendiri berasal dari gabungan kata Kontra yang artinya melawan/mencegah/menghalangi dan Konsepsi artinya pembuahan/bertemunya sel sperma dan sel telur yang akhirnya menyebabkan kehamilan.
         Kontrasepsi identik dengan alat/cara untuk menghalangi suatu proses kehamilan.
Secara umum penggunaan alat  kontrasepsi bertujuan untuk menunda/menjarangkan kehamilan dan tidak menutup kemungkinan untuk menghentikan kehamilan sama sekali,jika memang ini dikehendaki.
        Banyak alat kontrasepsi yang beredar di pasaran,namun secara umum kontrasepsi dibagi menjadi kontrasespi hormonal dan non hormonal.
Pil KB,Implan,Suntikan masuk kategori hormonal sementara kondom,diagfragma,IUD,dan beberapa jenis KB lain  masuk metoda KB non hormonal.
Terdapat juga Metoda KB Steril/Kontrasepsi Mantap ( Kontap ) yang dinamakan Metoda Operasi Pria ( MOP ) dan Metoda Operasi Wanita ( MOW ).
        Dengan beragamnya metoda  Kontrasepsi KB membuat pilihan semakin banyak tergantung situasi dan kondisi serta keinginan  masyarakat sendiri.
Mayoritas masyarakat di wilayah kerja Polindes menggunakan metoda kontrasepsi suntik dan implan/susuk KB,sebagian kecil PIL,MOP.


 Bongkar Pasang Implan/Susuk KB


Jika bongkar pasang implan dilakukan dengan benar maka luka sayatan yg ditimbulkan sangat kecil.Dan 
para ibu tidak perlu khawatir. 

        Sebelum memutuskan menggunakan kontrasepsi hormonal seperti suntik,implant,pil ada baiknya ibu menjelaskan kepada petugas riwayat kesehatan ibu seperti jika  ibu menderita hypertensi,kista,nyeri pada payudara,dll.Demikian juga bila setelah menggunakan metoda suntik,implant,dan pil terjadi nyeri kepala terus menerus serta timbul fleg-fleg yang sangat mengganggu sebaiknya ibu berkonsultasi lagi kepada petugas kesehatan.
        Kedepan ada baiknya bapak-bapak juga lebih tergerak untuk ikut program Keluarga Berencana,mengingat metoda  KB pada pria lebih sederhana.Metoda Operasi Pria/MOP pun  lebih mudah dilakukan dan masuk kategori operasi ringan.

        Sampai saat ini aku sendiri belum pernah bersentuhan dengan alat kontrasepsi apapun.Ketika ada warga yang bertanya, saya menggunakan kontrasepsi apa ,aku cuma berkata “ Ada Deh “ 😃✋👌 .


Kata Kata Bijak :
"Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya".Amsal 20 : 1

"Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya".Amsal 20:27

Tulisan lainnya : 
http://polindesmuarakasih.blogspot.com/2017/09/menerawang-masa-depan-lulusan-tenaga.html 
http://polindesmuarakasih.blogspot.com/2016/10/bulan-immunisasi-anak-sekolah_20.html 







Jumat, 23 Oktober 2015

INSTALL KOMPUTER.....Sekedar Iseng

By Hotman Silitonga AZizten Pribadi Bidan DeZa

         Beberapa bulan belakangan ini aku cukup direpotkan oleh Laptop jadul milikku.Loading ke Window  sangat lambat serta beberapa kali terjadi Blue Screen disertai pesan error.Tapi masih bisa  dipergunakan.
        Kalau dilihat dari usia ..rasanya sih  belum cukup tua,baru berusia 4 tahun.Mungkin pengaruh listrik , voltase listrik kalau malam hari disini sangat rendah ,bisa mencapai 90 Volt,normalnya disiang hari 170-180 volt.Maklumlah jauh dari Gardu Induk.Akhirnya laptop sering hang.
        Dua bulan lalu ketika mo kuhidupkan laptopku,kembali loading ke window lambat sekali,setelah berhasil loading dan mau mencari file yang kubutuhkan ternyata file itu tidak ada,bahkan seluruh file tidak ada.Masuk ke Drive C  dan klik properties ternyata kapasitas hardisk 0 kb .Demikian juga yang terjadi pada Drive D.
        Panik..Pasti…..Siapa yang tidak panik jika data yang bertahun tahun disimpan tiba-tiba hilang semua termasuk beberapa file Polindes ….
       Tapi aku masih bersyukur,setahun lalu masih kepikiran untuk mengcopy seluruh data yang penting kedalam cakram DVD R,sebagai antisipasi barangkali saja nanti  terjadi sesuatu dengan laptopku,misalnya hilang,pecah,dll.Kalau disimpan di dalam flash disk sangat rentan rusak dan terkena gangguan virus.
        Kucoba membawa laptopku kepada temanku yg cukup mengerti tentang computer,dan ternyata dia pun angkat tangan.Tidak ada jalan lain kecuali melakukan LOW LEVEL FORMAT hardisk dan kemudian install ulang,kata temanku.
       Apa boleh buat,ini artinya aku harus kehilangan  beberapa file yang kubuat beberapa bulan belakangan.
        Setelah di lakukan LLF dan Install Ulang ,,komputer kembali normal,tetapi beberapa bulan kemudian blue screen dan lemot lagi.Bosan merecoki teman minta tolong  install apalagi posisiku jauh dipedesaan,akhirnya kucoba install sendiri saja.
        Salah satu syarat yang harus kita milikki jika ingin melakukan install ulang computer sendiri adalah kita harus memiliki CD install.CD yang wajib dimilikki adalah CD Window,CD Driver,dan CD yang berisi software yang mungkin juga sangat di perlukan seperti Office,Nero,Photoshop,K-Lite,Mozilla,dll. CD/DVD ini dapat kita peroleh di toko-toko computer ,tentunya dengan cara membeli.
        Jika kita sudah memiliki CD/DVD nya langsung aja hidupkan computer,tekan F2 (tergantung menu di   computer anda) ketika layar mulai hidup,untuk masuk ke menu BIOS.Kemudian di BIOS masuk ke menu Boot dan pilih dari mana kita akan memulai install.Saya mencoba install melalui USB DVD External dikarenakan DVD Room laptopku sudah tewas alias rusak.



     Masukkan CD Install Window ke USB DVD External dan restart laptop.Aku sengaja menggunakan Window XP saja yang jadul sesuai dengan spek laptopku yang juga jadul. Masukan  Serial Number Window jika system meminta nomor serialnya,kemudian  ikuti semua petunjuk yang tampil di Laptop saat install mulai berjalan.Lama install 20 s/d 40 menit tergantung spek computer.




     Setelah itu install juga driver dengan menggunakan CD Driver.Kemudian menyusul install program-program yang kita butuhkan seperti Office,Photoshop,K-Lite,Winamp,dllSelesai dah…Senang juga akhirnya bisa install computer sendiri….




Kata-kata bijak :
 "Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat". Amsal 15:13

“ Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai.” Amsal 14:14
  

Selasa, 29 September 2015

PENANDAAN PADA OBAT…

Obat mungkin bukanlah sesuatu yang asing bagi kita saat ini.Walaupun tidak dalam keadaan sakit tetapi kita sering juga mengkonsumsi obat dalam rangka pemeliharaan kesehatan seperti multivitamin.
Berdasarkan SK Men Kes No : 2380/A/SK/VI/1983 obat yang beredar di pasaran dibagi menjadi Obat Bebas dan Obat Bebas Terbatas.Untuk membedakannya   maka diberilah penandaan pada obat tersebut.
Tanda Khusus untuk Obat Bebas adalah Lingkaran berwarna hijau dengan garis tepi berwarna hitam.


Obat Bebas umumnya dijual secara bebas dan tidak membahayakan  jika digunakan secara normal.
  
Sementara itu untuk Obat Bebas Terbatas tandanya  adalah Lingkaran Biru dengan garis tepi berwarna hitam,disamping itu diharuskan juga mencantumkan tanda peringatan pada label obat.



Obat Bebas Terbatas umumnya masih dijual secara bebas tetapi jumlahnya terbatas misalnya satu keping 4 tablet serta disertai tanda peringatan pada etiket atau brosur obat tersebut.
Tanda Peringatan Obat Bebas Terbatas :


P.NO.1 Awas obat keras : Bacalah aturan pakai !
P.NO.2 Awas obat keras : Hanya untuk dikumur, jangan ditelan !
P.NO.3 Awas obat keras : Hanya bagian luar dalam !
P.NO.4 Awas obat keras : Hanya untuk dibakar !
P.NO.5 Awas obat keras : Tidak boleh ditelan !
P.NO.6 Awas obat keras : Obat wasir, jangan ditelan !

Dan yang tidak kalah pentingnya jadilah konsumen yang baik,baca petunjuk penggunaan,dosis,serta efek samping yang mungkin terjadi

Pada Tahun 1986 Menkes mengeluarkan  KepMenKes No : 02396/A/SK/VIII/1986 Tentang Tanda Khusus Obat Keras Daftar G.
Tanda Khusus Untuk Obat Keras adalah lingkaran bulat berwarna merah ditambah dengan huruf K yang menyentuh garis tepi  



Obat Keras umumnya adalah obat yang diperoleh melalui resep dokter.Beberapa obat-obatan boleh dikecualikan tanpa resep dokter tetapi melalui Apoteker seperti alat kontrasepsi,dll.

Masih ada lagi penandaan lain yaitu golongan Narkotika.Sangat jarang ditemui,jadi tidak perlu dibahas.
Selama hamil sebaiknya ibu-ibu berhati-hati mengkonsumsi obat-obatan,karena hampir setiap obat-obatan berpengaruh kepada janin yang dikandung.Hubungi petugas kesehatan terdekat jika ibu hamil menderita 
sakit.

Kata-Kata Bijak :
 "Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang". Amsal 17:22

" Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan". Amsal 12:18

Tulisan lainnya :
http://polindesmuarakasih.blogspot.com/2016/09/ketika-aku-harus-pergi.html
http://polindesmuarakasih.blogspot.com/2018/01/sayur-olahan-khas-tapanuli-daun-ubi.html






Minggu, 30 Agustus 2015

BULAN VITAMIN A...

by Hotman Silitonga aZizten Pribadi Bidan DeZa




        Bagi para ibu yang memiliki  bayi dan balita serta rajin ke Posyandu mungkin sudah tahu bahwa bulan Agustus dan Februari adalah bulan Vitamin A.Bulan dimana seluruh anak usia 6-60 bulan diusahakan untuk mendapat Vitamin A.
       Di Posyandu terdapat dua jenis Vitamin A.Yaitu Vitamin A berwarna biru untuk bayi usia 6-11 bulan dan Vitamin A warna Merah untuk balita usia 1-5 tahun.Vitamin A jenis ini tidak ada di Apotik.
       Vitamin A sangat berperan dalam masa pertumbuhan anak. Adapun manfaat Vitamin Bagi tubuh antara lain : Vitamin A merupakan salah satu jenis vitamin larut dalam lemak yang berperan penting dalam pembentukan sistem penglihatan yang baik. Vitamin ini akan membantu mengkonversi sinyal molekul dari sinar yang diterima oleh retina  untuk menjadi suatu proyeksi gambar di otak kita.         
       Senyawa yang berperan utama dalam hal ini adalah retinol. Bersama dengan rodopsin, senyawa retinol akan membentuk kompleks pigmen yang sensitif terhadap cahaya untuk mentransmisikan sinyal cahaya ke otak. Oleh karena itu, kekurangan vitamin A di dalam tubuh seringkali berakibat fatal pada organ penglihatan. Gejala utama bayi/balita yang kekurangan vitamin A adalah Rabun Senja,dimana saat senja hari ketika anak memasuki rumah anak sering menabrak kursi atau meja yang tidak terlihat olehnya, kemampuan adaptasi mata dari terang ke gelap kurang responsif dan untuk kasus kekurangan vitamin A yang berat dapat mengakibatkan kebutaan.
        Selain itu Vitamin A  dalam bentuk Beta Karoten merupakan bentuk  Antioksidan yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas. Vitamin A juga berfungsi meningkatkan aktifitas kerja sel darah putih dan antibody tubuh sehingga meningkatkan sistim imun tubuh.
Adapun bahan makanan yang banyak mengandung   vitamin A dapat bersumber dari hewani maupun dari nabati. Dari hewani antara lain seperti daging sapi,hati ayam,susu,ikan,keju, sementara untuk nabata yg banyak mengandung vitamin A antara lain bayam,brokoli,wortel,serta sayuran lain yang  berwarna hijau
         Mengingat pentingnya Vitamin A bagi pertumbuhan dan kesehatan anak, ada baiknya para ibu yang memiliki balita usia 6-60 bulan dimanapun berada yang belum sempat memberikan Vitamin A kepada balitanya agar segera memberikan Vitamin A kepada balitanya….Segera datang ke Posyandu dan mintalah Vitamin A,GRATIS !!!!!
         Di desa peran bidan desa sangat penting untuk mensukseskan distribusi Vitamin A.Di Polindes Muara Kasih yang jumlah sasaran balitanya kecil  Bidan Desa hanya perlu  beberapa kali muter pake sepeda motor selesai dah distribusinya.Tapi untuk yang desanya besar dan terpisah-pisah jaraknya, peranan kader posyandu sangatlah penting.Sayangnya tidak ada anggaran  sekedar untuk transport mereka…..

Kata-Kata Bijak :
" Siapa mempercayakan diri kepada kekayaannya akan jatuh; tetapi orang benar akan tumbuh seperti daun muda". Amsal 11:28

Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya ". Amsal 13 : 11