Selasa, 20 Maret 2018

Ganti LCD Android : Project Gagal



Post By Hotman Silitonga


     Setelah beberapa minggu yang lalu berhasil melakukan penggantian Touchscreen Android, blogger jadi terpacu/tertantang kembali  untuk melakukan penggantian LCD Android milik blogger yang enam bulan lalu terjatuh,  yang mengakibatkan LCD nya retak. Akibat keretakkan LCD ini,  timbul bintik kehitaman pada layarnya, dan cukup  lumayan besar bintik kehitaman yang ditimbulkan.
     Sebelumnya, android ini sempat blogger  bawa ke konter servis HP, namun setelah dua bulan tidak ada kepastian, dengan alasan suku cadangnya belum ada, akhirnya HP ini blogger bawa pulang ke rumah.
     HP Android nampaknya sudah dibongkar oleh tehnisi konter tersebut, karena ketika HP mo di bawa kembali, sang tehnisi minta waktru sebentar untuk merakit kembali Hp ini.
     Keberhasilan blogger mengganti touchscreen beberapa waktu yang lalu memotifasi blogger  untuk kembali melakukan uji coba mengganti LCD android ini, siapa tahu masih bisa dimanfaatkan kembali. Secara spesifikasi android ini tidak terlalu jelek walau produk china. Selama ini android hanya digunakan untuk nelp,sma, wa, dan foto foto ringan, sesekali digunakan sebagai  hotspot. Jadi dalam hemat blogger tidak  perlu spek yang terlalu tinggi. Hanya memboroskan uang saja, kecuali memang banyak uang.
      Sama seperti sebelumnya blogger berusaha mencari suku cadang secara online, karena kesulitan mencari suku cadang di daerah ini   serta sedikit extra hati-hati,  karena salah pesan tipe barang berarti gagal. Sekalipun dimungkinkan untuk return barang, namun ongkos kirim menjadi sangat mahal .



      Setelah suku cadang datang blogger pun langsung meng-oprek android ini. Untuk membongkar hp ini bisa menggunakan cara penggantian TS beberapa minggu yang lalu https://polindesmuarakasih.blogspot.co.id/2018/03/uji-coba-ganti-touchscreen-android.html.Hanya saja untuk membuka TS Android kali ini blogger merujuk pengalaman  sesama blogger dan vlogger  yaitu dengan menggunakan benang,mengingat TS nya masih bagus. Ambil benang, cari benang yang kuat, yang bagus sih tali pancing, karena cukup kuat. Congkel sedikit TS,setelah TS sedikit terangkat keatas, masukkan benang tersebut di celah  antara TS dengan bingkai/frame HP yang dicongkel tadi, perlahan  tarik benang tadi dari atas ke bawah sehingga sambungan  lem TS tadi terpotong oleh benang tersebut. Sebelumnya perhatikan letak flexible TS tadi, hindari benang melewati jalur flexible. Jika benang melewati jalur flexible TS, otomatis flexible akan putus.
       Lepas TS berikut flexibelnya. Selanjutnya  LCD yang pecah diambil dan kemudian  cabut socket flexibelnya dari mainboard Hp.
    Pasang LCD baru dan pasang juga socket flexible di mainboard hp. Pasang kembali TS dan flexibelnya di mainboard. Selanjutnya pasang frame/bingkai tengah, bodi belakang,baut baut, lalu pasang baterai dan penutupnya.


     Hidupkan Hp, dan…nyala . Layar berfungsi bagus, TS pun berfungsi dengan baik. Secara umum proses penggantian berjalan sukses. Kemudian dilanjutkan dengan uji coba dengan menggunkan sim card. Setelah sim card terpasang dan HP dinyalakan, proses loading selesai ternyata tidak ada sinyal pada android ini.Sim card terdeteksi oleh HP, tapi sinyal tidak ada. Masalah  sinyal biasanya berhubungannya dengan pemancar dan antena. Cek pada hp lain, sinyal bagus, mungkin ada hubungannya dengan antena, dan setelah selidik punya selidik, ternyata antena android ini tidak ada. Antenanya berbentuk seutas kabel.
     Kemungkinan tehnisi hp dahulu setelah membongkar dan saat merakit hp ini kembali,  lalai/lupa memasang kembali antena Hp ini.
Peristiwanya sudah lama, sekitar 4 bulan yang lalu, nggak mungkin menemui si tehnisi ini setelah 4 bulan, pasti mengelak,  bisa jadi antena hp ini pun sudah tak tahu lagi di mana  rimbanya.
       LCD dan TS banyak yang jual, tapi yang jual antena android rasanya tidak ada ,  karena antena nggak pernah rusak. Cek  di situs online tidak ada yang jual antena internal . Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah  kanibalisme sesama hp, tapi dengan tipe yang sama. Hem…tambah rumit.
   Yah….sudahlah forget it, ambil hikmahnya saja..….mungkin ini  sebuah pembelajaran bagi blogger, tidak selamanya harapan sesuai dengan kenyataan. Yang namanya usaha tidak selamnya berjalan mulus, terkadang berhasil tapi terkadang juga gagal. Salah  satu project blogger yang gagal.Salam.

Kata kata bijak :

 “Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka”. I Tim 6 : 10

"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu ( Allah ) yang di sorga.  Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.  Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu ( Allah ) yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu." Matius 6 :1- 4

Tulisan lainnya :
http://polindesmuarakasih.blogspot.com/2017/03/musik-dan-kesehatan.htm
http://polindesmuarakasih.blogspot.com/2017/01/perbaikan-mesin-cuci-do-it-your-self.html
   
 

Jumat, 09 Maret 2018

Uji Coba Ganti Touchscreen Android



Post by Hotman Silitonga



         Ada pepatah lama mengatakan “ Untung tak dapat diraih,malang tak dapat ditolak “.Kalau lagi apes yah apes saja.
Dua  minggu yang lalu Hp android milik blogger jatuh, yang mengakibatkan touchscreennya ( TS ) retak. Lima bulan yang lalu, pada tanggal yang sama , lokasi yang sama, di kegiatan yang sama, Hp android milik blogger juga terjatuh yang mengakibatkan LCD nya retak, tetapi  touchscreennya tidak pecah. Hp masih hidup tetapi terdapat bercak hitam yang cukup besar. Udah di bawa ke konter servis, alhasil 2 bulan menginap di konter servis Hp nggak juga kelar-kelar karena permasalahan suku cadang. Akhirnya Hp tak bawa pulang.
        Terpaksa dengan berat hati blogger harus merogoh kantong dalam dalam untuk membeli Hp baru lagi, padahal Hp lama baru berusia sekitar 6 bulan. Bloggerpun membeli  sebuah Hp  Android, android  murahan produk  china. Yang penting bisa untuk SMS,Nelp, foto, dan komunikasi jaman NOW yaitu WA an.
        Dan sampailah pada kejadian ini, dimana android  ini, yang baru berumur  3 bulan lebih   terjatuh,  yang menyebabkan TS nya retak, namun LCD nya masih bagus. Mudah mudahan bisa diperbaiki, nggak mungkin beli baru lagi, dari mana uangnya, secara blogger yang hanya pegawai rendahan dan hidup pas-pasan.
        Bloggerpun  mencari informasi sedetil mungkin tentang seluk beluk penggantian TS dan LCD android. Dari rekan blogger dan vlogger cukup banyak informasi yang didapatkan. Setelah informasi dirasa cukup bloggerpun memutuskan untuk mengganti TS android ini sendiri.
        Pada  android ini pemasangan kabel flexible TS nya menggunakan sistim socket, jadi tidak terlalu sulit. Yang sulit adalah mencari suku cadang/alat yang satu tipe dengan android ini. Dikota yang tidak terlalu besar ini nampaknya tidak tersedia suku cadang hp ini,  salah satu solusinya adalah berselancar di dunia maya. Tidak banyak lapak yang menjual TS android ini. Harga TS tidak terlalu mahal, tetapi karena pakai ongkos kirim, membuat harga TS ini jadi sedikit mahal. Setelah paket TS sampai dirumah, bloggerpun mencoba menjajal mengganti sendiri TS android   ini.


        Langkah pertama yang dilakukan adalah : membongkar hp ini.  Buka penutup belakang, copot baterai, lalu buka semua baut baut yang ada di bagian belakang, lalu lepaskan frame/bingkai hp . Hp terpisah menjadi tiga bagian, yaitu penutup belakang, bingkai/frame tengah, lalu frame bagian depan hp yang terdiri dari LCD,TS,dan mainboard android. Tempat socket TS ada dibagian atas, buka penguncinya dan cabut kabel flexible TS. Selanjutnya kita bisa menguji coba TS yang baru dengan memasang socket flexible seperti TS yang lama. Pasang baterai, hidupkan androit. Setelah hp selesai loading, gesek gesek  TS, jika ada respon,  berarti TS yang baru tidak cacat dan bisa dilanjutkan dengan pemasangan  di android.


       Langkah kedua : membuka dan melepaskan TS dari bodi depan android. Melepaskan TS dari frame depan, cukup sulit. Resiko retak /pecah cukup tinggi. Tidak salah jika mengganti LCD sering dihitung dengan biaya pembelian TS sekalian.  Ada yang menyarankan melepaskan TS pada android dengan dibantu hair dryer, untuk melembutkan lem pada TS  sehingga lebih mudah mencabutnya. Tetapi  karena TS androd milik blogger sudah retak, blogger langsung saja mencongkel TS dari framenya. Sebaiknya mencongkel menggunakan alat congkel yang terbuat dari plastic, jangan menggunkan alat congkel yang terbuat dari besi, resiko retak / pecah lebih tinggi jika menggunakan alat dari besi untuk mencongkelnya, dan juga mana tau nanti terkena LCD, dapat menyebabkan LCD nya pecah/retak. Blogger cukup hati-hati melepaskan TS dari framenya, tapi nampaknya terjadi juga retakan baru pada TS lama ini. Cukup sulit memang.


            Setelah TS berhasil di cabut, pasang kembali TS yang baru, sebelumnya perhatikan jalur masuk socket flexible yang menuju mainboard android. Setelah socket terpasang, tempelkan TS dengan lem yang bening pada frame android. Kebetulan pada TS yang baru ini sudah ada lemnya, jadi tinggal menempelkan saja.
          Langkah ketiga : Pasang kembali /satukan frame depan, frame tengah dan bodi belakang. Pasang kembali baut-bautnya, pasang baterai, tutup belakang dan hidupkan android.
         Ada sedikit trouble pada TS ini, tetapi secara umum proses penggantian berjalan dengan baik dan TS dapat berfungsi seperti biasanya. Semoga bermanfaat, Salam.

Kata kata bijak :

 “Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;  jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu”. Matius 6 :22-23

 "Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.  Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu ( Allah )  yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu ( Allah )  yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu." Matius 6:16-18


Selasa, 06 Maret 2018

Perbaikan Jam Tangan Dualtime



Post By Hotman Silitonga


         Saat ini salah satu jenis jam tangan laki-laki yang cukup ngetrend dipasaran adalah jam tangan jenis dualtime. Jam tangan dengan dua penunjuk waktu. Penunjuk waktu yang menggunakan jarum dan penunjuk waktu yang menggunakan angaka Digital. Cukup banyak orang yang menggunakan jam tangan model dualtime ini .Selain modelnya yang trendy juga penampilannya terkesan sporty.
        Tak ketinggalan blogger pun tertarik untuk memilikki jam tersebut, karena dari segi harga, jam tangan dualtime ini tidak terlalu mahal. Bahkan bisa kok ditukar dengan beras wkwkwwk.  Untuk yang produksi china bisa ditukar dengan 10-15 kg beras, tetapi yang buatan jepang, memang cukup mahal.
        Secara blogger yang pegawai rendahan dan hidup pas-pas an, blogger memutuskan untuk menggunakan yang produksi china saja, tetapi dengan kwalitas super, seharga 10 kg beras kwalitas super juga.
    Setelah 4 bulan dipakai,  ini jam kok tiba-tiba saja jarum detiknya lepas dari tempatnya. Jadi kepikir “ inilah akibat menggunakan produk china “ lol, ha..ha..ha. Mungkin akibat benturan yang keras jarum detik  terlepas dari dudukannya. 


         Dari segi akurasi, jam tangan ini cukup akurat, selain itu  jam tangan ini juga hampir setiap hari di bawa mandi, nampaknya aman aman saja , nggak kemasukkan air, nggak ngembun. Lumayan juga sih kwalitasnya.
     Membeli suatu produk terkadang nasib nasib pan juga. Beli produk mahal, kalau lagi apes, baru beberapa kali pakai, dapat rusak juga. Yang penting ada garansinya.
        Ok,,,friend saya akan uji coba memperbaiki jarum jam tangan yang lepas ini, mengembalikannya ke tempat semula.
    Langkah pertama yang blogger lakukan adalah membuka penutup bagian belakang jam tangan. Penutup belakang diikat dengan menggunakan baut,  jadi cukup mudah bagi kita untuk melepaskannya. Cukup lepaskan semua baut - baut dan cabut penutup belakangnya. Setelah penutup belakang dibuka masih adalagi cover penutup mesin jam ini, yang fungsinya melindungi dan menyatukan antara mesin digital jam dan mesin mekaniknya. Terlihat juga baterai jam digital yang cukup besar tipe 2025 .


      Karena jam tangan ini dualtime/dua penunjuk waktu yaitu digital dan jarum, maka mesinnya pun ada dua,yaitu mesin jam tangan digital, dan mesin jam tangan mekanik.Masing masing mesin pada jam tangan ini menggunakan baterai yang berbeda.Yang digital menggunakan baterai tipe 2025, yang mekanik menggunakan baterai tipe SR626. 


        Langkah berikutnya melepaskan mesin jam tangan digital.Ada beberapa baut kecil yang menyatukan mesin digital dengan mesin mekanik jam tangan. Setelah baut yang terdapat pada cover penutup mesin terlepas cabut mesin digital yang berbentuk PCB/Printed Circuit Board beserta baterainya. Terlihat sudah bagian mesin jam tangan yang mekanik.
      Langkah berikutnya mencopot tuas penyetel jam tangan manual/mekanik. Ada lubang kecil dibagian tengah mesin jam tangan . Lubang ini merupakan tempat melepaskan pengunci tuas penyetel jam tangan agar mesin mekanik  bisa di cabut/dilepas dari jam tangan. Tanpa melepas tuas setelan jam tangan, kita tidak bisa memasang kembali jarum jam tangan yang terlepas ini. Tusuk menggunkan jarum lubang ini secara perlahan dengan perasaan sambil tuas penyetel jam tangan ditarik tarik keluar. Setelah tuas penyetel jam tangan berhasil di cabut, maka mekanik mesin jam tangan bisa kita keluarkan dari body/rumah jam tangan.

     Selanjutnya pasang kembali jarum detik jam tangan yang terlepas tadi ke posisinya semula dengan sedikit ditekan. Pastikan posisinya sudah pas dan benar serta kuat. Pastikan juga jarum detik berjalan dengan lancar dan tidak nyangkut.

      Setelah selesai memasang jarum jam tangan, masukkan kembali mesin jam tangan ke body/rumahnya. Pasang kembali tuas penyetel jam tangan dengan cara ditusukkan saja langsung. Pasang kembali mesin jam tangan digital berikut baterainnya. Proses pemasangannya  kebalikan dari proses membongkarnya tadi, selanjutnya lakukan penyetelan/meng-akurkan  waktu pada  jam tangan.
     Selesai sudah proses perbaikan jam tangan dualtime milik blogger yang lepas jarumnya, dan setelah beberapa hari dipakai, semuanya oke-oke saja, berjalan lancar nggak ada masalah. Semoga bermanfaat. Salam.

Kata kata bijak : 


“Lihatlah burung-burung di udara. Mereka tidak menabur, tidak menuai, dan tidak mengumpulkan makanannya di lumbung. Namun, mereka dipelihara oleh Bapamu ( Allah ) yang di surga. Bukankah kamu lebih bernilai daripada burung-burung itu? “ Matius 6:26



“ Berbahagialah kamu, jika karena AKU kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.” Matius  5 : 10

Tulisan lainnya :
http://polindesmuarakasih.blogspot.com/2017/05/akhirnya-bisa-dangdutan-casio-ctk-6250.html
http://polindesmuarakasih.blogspot.com/2017/07/rangka-baja-dan-kandang-burung.html