Selasa, 12 Juli 2016

IMMUNISASI DASAR PADA BAYI

             

         Immunisasi atau ada juga yang menyebutnya vaksinasi adalah suatu proses untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara memasukkan vaksin, yakni virus atau bakteri yang sudah dilemahkan, dibunuh, atau bagian-bagian dari bakteri (virus) tersebut telah dimodifikasi. Vaksin dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntikan atau diminum (oral).

Kata vaksinasi berasal dari bahasa latin Vacca yang artinya sapi,diberi nama demikian karena vaksin pertama berasal dari virus yang menginfeksi sapi ( cacar sapi ).

Immunitas/ kekebalan tubuh dapat juga timbul dengan sendiri dikarenakan tubuh bersinggungan/terinfeksi suatu penyaki mis : cacar air.Orang yang telah  terinfeksi penyakit cacar air , biasanya kedepan  tidak akan terinfeksi lagi  sekalipun orang tersebut berdekatan dengan orang yang terkena penyakit cacar air , hal ini dikarenakan pada tubuh orang tersebut telah tercipta immunitas terhadap penyakit tersebut.

            Adapun manfaat immunisasi antara lain adalah :
Manfaat untuk anak adalah untuk Mencegah penderitaan yang disebabkan oleh penyakit, dan kemungkinan  kecacatan dan kematian.
Sementara manfaat bagi keluarga adalah untuk menghilangkan kecemasan dan biaya pengobatan bila anak sakit. Mendorong keluarga kecil apabila si orang tua yakin bahwa anak-anak akan menjalani masa anak-anak dengan aman.
           Berikut beberapa jenis immunisasi dasar yang telah diprogramkan  oleh pemerintah mengacu pada Permenkes No 42 Tahun 2013 kepada bayi yang bisa para ibu dapatkan di posyandu atau puskesmas  terdekat :

1.Immunisasi HBO
Diberikan saat bayi berusia 0-7 hari,untuk mencegah bayi yang baru lahir terinfeksi virus Hepatitis B

Vaksin HB0

2.Immunisasi BCG
Diberikan satu kali  sesegera mungkin setelah bayi lahir hingga usia 1 bulan,berfungsi untuk mencegah penularan penyakit TBC serta mengurangi resiko  terjadinya TB Berat.

Vaksin BCG

3.Immunisasi Polio
Pemberian pertama biasanya bersamaan dengan pemberian immunisasi BCG,jadi pemberiannya sesegera mungkin setelah anak dilahirkan.Pada bayi diberikan 4 kali,untuk pemberian berikutnya diberikan ketika bayi berusia 2-6 bulan.Penyakit polio menyebabkan kelumpuhan dan kecacatan pada anak serta gangguan pernafasan.

 Vaksin Polio


.Immunisasi DPT-HB-Hib
Immunisasi ini diberikan tiga (3) kali ketika bayi berusia 2-6 bulan.Immunisasi ini  berfungsi untuk mencegah bayi agar tidak terinfeksi penyakit Difteri,Pertusis,Tetanus , Hepatitis.dan Haemophilus Influenza. Pemberian immunisasi ini seringkali  menyebabkan bayi menjadi demam karena reaksi immunitas pada tubuh si anak.Sebaiknya petugas immunisasi/vaksinator menjelaskan efek dari pemberian immunisasi  ini kepada si ibu agar si ibu tidak perlu kuatir.
Vaksin DPT-HB-Hib

5.Immunisasi Campak
Immunisasi ini diberikan 1 kali saat anak berusia 9 bulan,berfungsi untuk mencegah agar bayi tidak terkena penyakit campak.

Vaksin Campak
              Disamping immunisasi diatas masih ada immunisasi lain yang dapat diberikan kepada bayi/balita anda yaitu immunisasi PCV,Rotavirus,Influenza,Varicela,Typoid,dll,namun karena program immunisasi ini tidak termasuk program immunisasi pemerintah maka untuk mendapatkannya para orang tua harus membeli sendiri/membayar.
Pastikan kondisi bayi anda dalam keadaan sehat saat akan menerima immunisasi,atau beritahukan kepada petugas jika kondisi bayi ibu dalam kondisi kurang sehat.
                   Heboh Vaksin palsu belakangan ini mengingatkan penulis peristiwa 3 tahun yg lalu,ketika putriku berusia 9 bulan dan telah immunisasi campak ,2 bulan kemudian putriku terkena serangan campak yang menurutku cukup parah.Banyak faktor sih penyebab mengapa putriku masih terkena penyakit campak walaupun sudah diimunisasi, seperti penyimpanan dan distribusi vaksin  yg kurang baik,penyuntikan yang kurang tepat,dll.Tetapi aku berharap semoga putriku bukan korban vaksin palsu.Salam.....   


Putriku saat terserang penyakit Campak

Kegiatan Immunisasi di Posyandu


 Kata-kata bijak :

“Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin.”Amsal 22:9

“ Batu adalah berat dan pasirpun ada beratnya, tetapi lebih berat dari kedua-duanya adalah sakit hati terhadap orang bodoh.”Amsal 27:3