Minggu, 22 Maret 2015

KANTONG PERSALINAN……






        Bagi seorang Bidan Desa atau Bidan Polindes mungkin tidak asing dengan Kantong Persalinan.
Kantong Persalinan termasuk salah satu alat Bantu bagi Bidan Desa untuk memantau keadaan Ibu Hamil serta Taksiran Persalinannya di desa yang ada diwilayah kerja mereka.
Bidan Desa desa walaupun unit layanan kecil namun memiliki wilayah kerja tersendiri.
Umumnya Bidan Desa memiliki wilayah kerja  satu atau dua desa.
       Sebagaimana diketahui,bahwa seorang ibu mengandung seorang janin sampai melahirkan selama 9 bulan 10 hari.Dengan diketahuinya lamanya seorang ibu mengandung sampai melahirkan,maka persalinan seorang ibu dapat diprediksi kapan tanggal dan bulan ia akan melahirkan.Dasar penghitungannya adalah Hari Pertama Haid Terakhir atau istilahnya HPHT.
       Dengan dasar diatas , Kantong Persalinan dapat dibuat.Kantong Persalinan terdiri 12 bulan ,dimana setiap bulan dipredikasi pasti terjadi kelahiran dalam suatu wilayah/desa.
Hal yag terpenting dari Kantong Persalinan adalah Up Date data setiap bulan.
      Kantong persalinan berisi kartu data ibu hamil,termasuk riwayat kehamilan serta taksiran persalinannya serta data2 lain yang dianggap perlu.
Dahulunya sebelum ada kantong persalinan,data ibu hamil ditulis pada kohort atau register ibu hamil.Namun karena sifat kohort atau register tersembunyi diantara tumpukan buku2,maka kohort atau register ibu hamil tersebut dibuat menjadi kantong persalinan sehingga selalu terlihat.Kantong persalinanpun berkembang dengan penambahan kantong imunisasi atau bisa juga ditambah kantong-kantong lain yg dianggap perlu,seperti kantong register bayi dan balita.Sehingga data bayi dan balita teregister dengan baik.
       Kantong Peralinan bisa dibuat dari apa saja tergantung ketersediaan bahan di desa.Bisa dari karton,triplex,kain,dll.
      Kantong Persalinan di polindesku,terbuat dari bahan kain dan sudah usang karena telah berusia 10 tahun lebih.Di desaku tidak ada tukang jahit.ndeso bangetlah..Rencanaku jahit sendiri aja,kebetulan ada mesin jahit jadul di rumah.
     Berbekal pendidikan PKK  sewaktu sekolah SMP ,maka meluncurlah aku ke pasar membeli kain 2 meter.Kemudian sebagian kain dipotong seukuran kantong kemeja laki-laki kemudian di jahit.Nggak sampe satu setengah jam selesai deh….. Cuma bermodalkan 20 ribu perak.. 😀👌 





Kata Kata Bijak :
  " Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas." AMSAL 22:1

" Si pencemooh mencari hikmat, tetapi sia-sia, sedangkan bagi orang berpengertian, pengetahuan mudah diperoleh". Amsal 14:16

Tulisan lainnya : 
https://polindesmuarakasih.blogspot.com/2015/01/nggak-salah-pilih-nih_11.html 
https://polindesmuarakasih.blogspot.com/2015/01/mengalami-pelecehan-seksual.html 

 



  

Minggu, 01 Maret 2015

JANGAN MENYERAH…..

JANGAN MENYERAH…..
By Hotman Silitonga aZizten pribadi bidan deZa…..





        Lain padang lain belalang,mungkin peribahasa ini cocok untuk POLINDES.
Keberadaan bangunan Polindes berbeda-beda di berbagai daerah,ada yang bagus ada juga yang memprihatinkan.Sengketa lahan juga banyak terjadi terhadap bangunan polindes.
        Nasib sarana pendukung Polindes pun demikian,ada yg sarananya tersedia,ada juga yang tidak tersedia.
Selama belasan tahun menjadi azizten pribadi ( suami )bidan di deza saya juga cukup merasakannya.
Saat masuk di bangunan polindes pertama kali yg ada cuma 1 buah lemari dan ranjang reot kayu yang udah bolong dan keropos.Sudah tidak layak pakai.
       Mau tidak mau usaha sendiri.Baru pertengahan tahun 2007 ( 9 tahun bekerja ) ada bantuan ranjang periksa dan lemari obat serta partus set.
Seringnya banjir membuat meubeller yg terbuat dari kayu rusak akibat terendam.
Salah satu solusinya mengusahakan meubeller yg terbuat dari besi.Peribahasa mengatakan : “Daripada meratapi kegelapan,lebih baik nyalakan api “.
        Bermodal nekat dan keberanian akhirnya coba buat sendiri aza.Walaupun tidak terlalu bagus tapi lumayanlah….Jangan Menyerah…





Kata Kata Bijak :
   " Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan." AMSAL 15:2

  " Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari."Amsal 4:18

Tulisan lainnya :
https://polindesmuarakasih.blogspot.com/2015/01/mengalami-pelecehan-seksual.html
https://polindesmuarakasih.blogspot.com/2015/01/hampir-mati-tenggelam.html