Jumat, 30 Oktober 2020

Memperbaiki Kursi Tua

Post by Hotman Silitonga



Shalom Aleichem

                  Bagi generasi  yang terlahir di era 70 an , kursi yang terlihat seperti  foto diatas mungkin tidak asing bagi anda. Di era  tahun 80 an kursi dengan model tersebut cukup booming, namun seiring dengan waktu,  kursi kursi tersebut mulai hilang. Bisa jadi kursi tersebut rusak lalu dibuang, diberikan pada orang lain karena bosan, dll.

              Blogger sendiri memperoleh kursi tersebut karena di beri oleh orang tua blogger di tahun 2004 , mungkin beliau sudah bosan akhirnya di berilah kepada blogger, dan kebetulan waktu itu blogger nggak punya kursi.  Menurut beliau kursi tersebut  di beli tahun 1984. Jadi usianya sudah 36 tahun, lumayan tua.

        Beberapa tahun lalu sempat blogger ganti sarung jok nya dan proses penggantiannya juga blogger tulis di blog ini , tapi karena kursi ini diletakkan di teras rumah dan setiap pagi terkena panas matahari, maka sarung jok yang terkena sinar matahari menjadi rapuh dan rusak.

            Saat  ini kursi tersebut menjadi project perbaikan blogger , sarung joknya mo blogger  ganti lagi,  disertai dengan pengecatan ulang.  Kebetulan ada libur beberapa hari  serta mood lagi baik .  Blogger   akan coba memperbaiki kursi tua ini sebatas  kemampuan dan peralatan serta material yang blogger miliki.  Sekaligus  sebagai  ajang  Self Assessment  bagi blogger sendiri .

            Adapun bahan yang blogger gunakan dalam perbaikan kursi tua ini antara lain : Kain jok jenis beludru, Cat Kayu , Cat Melamin , Cat gold untuk variasi lis.

Untuk peralatan  yang digunakan dalam pengerjaan  adalah  : kompresor untuk pengecatan , Gun Tracker beserta isinya untuk memasang sarung jok,  amplas halus, pukul besi, tang,obeng, serta sedikit paku triplek. Tidak ada proses jahit menjahit disini, makanya blogger berani untuk memperbaiki sendiri kursi tua ini.




               Semua jok dilepas dari kursi, untuk jok bawah tinggal diangkat saja, sementara untuk sandaran ada sekrupnya dikiri kanan tiang kursi. Lepaskan sekrupnya dan copot sandaran kursi. Kerangka kursi dibersihkan dan diamplas bila ada bagian yang tidak rata. Kemudian cat dengan cat kayu. Jadi blogger langsung mengecat dengan cat kayu saja, agar lebih menghemat waktu.  Setelah itu gunakan kuas kecil untuk membuat sedikit list variasi dengan menggunkan cat warna gold. Selanjutnya di cat finishing dengan cat melamin/clear.




          Untuk jok , karena sarung joknya dua lapis , maka bagian luar blogger lepaskan dengan cara membuka paku staples nya , kemudian jok dibungkus kembali dengan kain jok yang baru. Memasangnya menggunakan staples ( Gun staples ).






          Selesai sudah proses perbaikan kursi tua milik blogger. Setelah cat mengering , jok dipasangkan kembali pada kursi yg sudah di cat. Hasilnya lumayan bagus, walau tidak sebagus bila dikerjakan oleh mereka yang professional.

             Semua kursi blogger letakkan di dalam rumah, sehingga tidak terkena sinar matahari langsung.  Mudah mudahan awet. Targetnya sih bisa  tahan 7-8 tahun kedepan lumayanlah.

Total dana yang dikeluarkan untuk project ini sekitar 500 ribuan, Ok friend semoga bermanfaat.

Salam…

Kata kata bijak :

“ Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan”. Amsal 15:33 

Sabtu, 17 Oktober 2020

Memperbaiki Dongkrak Mobil

 Post by Hotman Silitonga



Shalom  Aleichem

             Siang ini blogger berencana membawa mobil lawas milik blogger ke pedesaan,  tapi ada kendala,    salah satu ban mobil lawas  milik blogger terlihat kempes.  Blogger kemudian mencoba mendongkrak bagian roda mobil yang kempes ini,  untuk melihat apakah ada benda benda yg menusuk ban mobil ini.

            Sayangnya  saat didongkrak, ternyata dongkrak tidak mampu mengangkat roda mobil ini. Saat pompa  dongkrak ditekan , dongkrak naik, setelah pompa diturunkan  dongkrak pun ikut turun. Sepertinya ada masalah pada dongkrak ini.

            Dan ketika blogger perhatikan  sepertinya memang ada masalah pada dongkrak ini , terlihat ada sedikit rembesan oli pada celah tuas pompa dongkrak ini. Bisa jadi seal sealnya sudah ada yang bermasalah . Dongkrak ini bawaan mobil, jika mobil ini sudah berusia 15 tahun berarti  usia dongkrak ini sekitar  15 tahunan,  wajarlah sudah ada bagian bagian yang aus.

            Blogger mencoba membongkar  bagian pompa dongkrak ini untuk melihat bagian mana yang rusak, karena dari celah pompa inilah terlihat adanya rembesan oli.  Membuka bagian pompa  dongkrak ternyata tidak terlalu sulit,  cukup dengan membuka pin pin penguncinya setelah itu cabut as dan tuas pompa nya.






            Setelah tuas pompa dicabut, terlihat ada satu karet  o ring yg merupakan seal pada tuas pompa ini yang  kelihatannya sudah mulai lemah, akibatnya oli merembes keluar dan ini tentu saja mengganggu sistim hidrolik pada dongkrak ini.





            Blogger kemudian mengganti seal o ring yang ada pada tuas pompa hidrolik ini dan kemudian merakitnya kembali .  Selanjutnya oli yang keluar iseng iseng blogger ganti dengan oli mesin,  karena blogger tidak terlalu paham spesifikasi oli dongkrak ini. Semoga saja bisa dan nggak bermasalah. Oli dimasukkan ke dongkrak melalui tutup karet kecil yang ada pada tabung dongkrak. Oli diisikan dengan ketinggian sebatas tutup karet itu.




            Setelah selesai perakitan kembali , blogger mencoba menggunakan dongkrak tersebut untuk mendongkrak salah satu roda mobil blogger yang tadinya kempes dan hasilnya cukup baik. Roda mobil terangkat, dan setelah dicek tidak ada yg bocor, hanya klep nya saja yg bocor halus karena sedikit kendor, dan setelah dikencangkan dan dipompa, sepertinya tidak ada masalah.

            Ok Friend,  demikian perbaikan dongkrak mobil yang blogger coba lakukan sendiri, semoga bermanfaat. Salam.

Kata kata bijak :

“ Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya “. Amsal 14 : 8