Minggu, 29 November 2020

Perbaikan Blender

 

Post by Hotman Silitonga

 


Shalom Aleichem

              Pulang kerja ,sebuah laporan masuk dari  bagian dapur rumah tangga  ini. Blender nggak mau hidup.

Sudah beberapa tahun terakhir ini untuk urusan giling menggiling bumbu  dirumah ini diserahkan kepada blender. Mobilitas kehidupan  yang terkadang cukup tinggi sering kali  memaksa semua harus dikerjakan secara cepat, termasuk urusan dapur yaitu menggiling bumbu. 

Tidak semua bumbu digiling menggunakan blender, untuk sambal goreng terasi, sambal embacang, kayaknya lebih nikmat rasanya jika  digiling secara gilingan manual :D

               Blogger  mencoba mengecek blender yang bermasalah ini.  Siapa tahu bisa diperbaiki sendiri . Cek kabel stekker semua kelihatan bagus dan tidak bermasalah. Coba cek menggunakan indra penciuman barangkali ada bau terbakar dari blender ini, semua baik baik saja.

               Terakhir terpaksa membongkar bagian mesin blender ini. Baut cover bawah di lepas dan cover bawah dibuka, terlihat mesin blender bagian bawah. Tidak ada tanda tanda terbakar pada kumparan . Hanya saja terlihat ada  bercak bercak bumbu yang menciprat kumparan blender.




                 Untuk  lebih mempermudah pengecekan, mesin blender harus dikeluarkan dari  body  blender ini. Yang cukup sulit adalah melepaskan  konektor blender bagian atas yang berfungsi memutar pisau blender. Untuk melepasnya bisa menggunakan obeng minus karena kebetulan bagian as rotor  kayaknya bisa diputar dengan mengggunkan obeng minus. Putar as rotor berlawanan jarum jam sementara konekktor  ditahan menggunkan tangan  agar konektor tidak ikutan berputar.

                 Setelah konektor  terlepas , buka dua buah baut pengikat mesin blender pada body blender bagian atas, lalu cabut mesin blender dan lepaskan soket kabelnya.



                 Sepintas lalu nggak ada yang bermasalah pada mesin blender ini, arang karbon/karbon brushnya juga masih baik. Thermo fuse nya juga masih oke. Blogger mencoba menggunakan multitester untuk mmengecek tahanan/hambatan dari kabel stekker  menuju karbon btrush kiri dan kanan . Dari sini ketahuan ada ketidak samaan hambatan menuju karbon brush kiri dan kanan pada mesin blender ini. Sekali lagi blogger mengecek kondisi kumparan stator blender ini, dan akhirnya ditemukan , dibagian sebelah dalam kumparan ada beberapa lilitan yang putus. Kabel putus karena rapuh, bisa jadi cipratan bumbu yang mengandung asam dan juga garam membuat kabel kumparan ini menjadi rapuh dan putus.



                Solusi perbaikannya adalah melilit ulang kumparan stator blender ini, tapi blogger tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya. Solusi lain adalah mengganti mesin blender dan terkhir adalah mengganti blender dengan yang baru….

                Beli blender baru yang seperti ini harganya sekitar 250 ribuan, jika ganti mesin dengan mesin yang baru , harga mesinnya  75 ribuan, dan blogger putuskan untuk ganti mesin saja. Lumayan bisa menghemat pengeluaran, lagian body blender dan part yang lain masih berfungsi baik.

                 Setelah mesin dibeli langsung lakukan peemasangan kembali pada body/rumah blender. Pemasangannya tidak terlalu sulit, kebalikan dari cara bongkarnya tadi.



                Setelah  mesin terpasang berikut konektornya  dan cover bawah dipasang juga, dilanjutkan cek dengan menyalakan blender. Blender menyala dan berfungsi dengan baik.

Akhirnya berhasil juga  memperbaiki blender ini, dan juga bisa  digunakan kembali  untuk menggiling bumbu.

Kata kata bijak :

”Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.” Amsal 12:15

“ Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar.” Amsal 13 : 22