Selasa, 30 Juli 2019

Lagi Touchscreen Pecah


Post by Hotman Silitonga




Shalom Aleichem
         Salah satu kerusakan umum yang sering dialami para pengguna Hp Android adalah retak atau pecah pada touchscreen/TS. Kerusakan ini lebih dikarenakan kecerobohan para pengguna android itu sendiri. Dari pengamatan blogger , Hp android yang dimilikki pria lebih rentan mengalami pecah atau retak TS nya dari pada wanita. Hal ini lebih dikarenakan peletakan/penyimpanan android itu sendiri .
      Pria sering meletakaan Hp pada saku atas kemeja/baju, dan ketika membungkuk hp tergelincir jatuh  ke lantai dan terkadang jatuh di bak mandi, sementara wanita lebih cenderung meletakkan Hp pada saku bawah baju/kemeja kerja atau pada tas, jadi kemungkinan tergelincir nggak ada. Selain itu pria juga sering meletakkan hp di dalam saku celana pendek, dan ini juga dapat menyebabkan hp tergelincir saat duduk . Para pria juga sering meletakkan Hp dalam saku celana jeans yang ketat dan ini dapat menyebabkan layar Hp tertekan dan menjadi pecah. Jadi bisa dimengerti mengapa Hp Android yang dimilikki pria lebih sering mengalami pecah/retak pada touchscreennya.
        Pada kesempatan kali ini blogger tidak membahas sebab sebab TS pecah tetapi lebih kepada upaya yang blogger lakukan   untuk mengganti TS pada hp blogger yang kembali pecah beberapa waktu yang lalu karena jatuh dari saku kemeja .
          Beberapa minggu yang lalu Hp blogger kembali mengalami  pecah/retak pada TS nya,  penyebabnya seperti yang blogger uraikan diatas yaitu jatuh dari saku kemeja.



Yang menjadi masalah adalah, TS android yang blogger milikki saat ini berbeda jenis dengan TS android  yang blogger milikki setahun yang lalu. Pada Android blogger tahun lalu TS dan LCD terpisah, sehingga proses penggatiannya lebih mudah, sementara pada Android yang blogger milikki saat ini LCD dan TS nya menyatu. LCD dan TS disatukan oleh  lem bening/transparan yang sangat kuat.
         Di toko spare part tersedia suku cadang berupa LCD TS satu set  dan tersedia pula TS nya saja. Tentu saja jika  TS nya  yang diganti harganya jauh lebih murah, namun yang menjadi masalah adalah bagaimana memisahkan LCD dari TS nya. Resiko kegagalanya sangat tinggi, apalagi jika tidak didukung peralatan yang memadai.
             Alat untuk memisahkan LCD dart TS ( Separator ) harganya cukup mahal, lalu bagimana cara memisahkannya ??.
         Salah satu tehnik yg bisa dilakukan adalah dengan membelah  LCD dan TS  menggunakan kawat halus yang disertai pemanasan  pada komponen LCD TS tersebut. Pemanasan dilakukan dengan tujuan untuk melunakkan lem yang menyatukan  LCD dan TS.
        Blogger akan mencoba menggunakan tehnik tersebut walau dengan alat seadanya. Konsekwensinya  tingkat keberhasilannya 50 : 50. Artinya untung untungan.
Proses pembelahan berjalan cukup sulit dan cukup memacu adrenalin. Uang seratusan ribu rupiah jadi taruhannya . Setelah LCD TS dicopot dari hp, LCD TS tersebut dipanaskan dengan Hair Dryer agar lem yang menyatukan LCD TS menjadi lunak. Lalu masukan kawat halus di celah antara TS dan LCD, kemudian tarik perlahan dari atas ke bawah. TS berhasil dipisahkan dari LCD namun setelah LCD di hidupkan , ternyata terdapat spot/bintik hitam yang cukup besar pada layar LCD, padahal LCD utuh , tidak ada yang pecah/retak. Ini artinya blogger mengalami kegagagalan dalam proses pemisahan LCD TS ini dan blogger harus rela kehilangan uang seratus ribuan untuk beli LCD  yang baru.
        Dari analis yang blogger lakukan kemungkinan penyebab kegagalan adalah kawat pemisah yang digunakan  ukurannya cukup besar serta proses pemanasan yang menggunakn Hair Dryer yang kurang stabil dan merata,  sehingga ada bagian dalam LCD yang tertekan cukup kuat oleh kawat ,  terutama pada socket LCD.



       Kawat halus untuk memisahkan LCD TS tidak tersedia disini. Jadi terpaksa blogger menggunakan kawat seadanya. Mau menggunakan senar gitar, kelihatan kawatnya cukup besar, berbahaya.  Mata blogger tertuju pada tali rem sepeda sikecil, kayaknya kawat serabut rem sepeda ini dapat digunakan menjadi media pemisah LCD TS. Akhirnya blogger memutuskan  menggunakan serabut kawat rem sepeda si kecil. Tapi akhirnya  gagal, dan blogger rugi seratus ribuan rupiah……
           Sebelum melakukan pemisahan TS LCD, blogger terlebih dahulu memesan suku cadang android ini berupa LCD TS satu set dan TS saja satu set. Hp blogger merk   Xiaomi Redmi Note 2.
       Blogger memang sudah melakukan antisipasi, apabila gagal melakukan pemisahan, maka LCD TS diganti satu set, tapi jika berhasil melakukan pemisahan maka cukup ganti TS saja, LCD dan TS yang dipesan dapat dugunakan untuk cadangan.
     Karena pemisahan TS dan LCD yang dilakukan gagal maka, terpaksa blogger menggantinya dengan LCD TS yang baru dibeli. Pemasangan mudah tinggal sambungkan saja socket socketnya. Namun ada masalah pada LCD TS yg baru dibeli ini. LCD bagus berfungsi tapi TS nya nggak ada  respon. LCD TS ini kayaknya cacat produksi. Mo di return ongkos kirimnya cukup mahal. Hem….sungguh sial nasib blogger wkwkwkwk. Jalan terbaik adalah  melakukan pemisahan LCD TS kembali, dengan resiko blogger kehilangan uang seratus ribuan lagi jika gagal. Apa boleh buat, buah simala kama.
       Untuk pemisahan kali ini blogger tidak menggunakan  Hair Dryer sebagai pemanas lem LCD TS, tetapi menggunakan Setrika Listrik. 







LCD TS diletakkan pada media pemanas setrika dengan suhu level terendah, setelah lem lcd terasa lunak, kemudian kawat dimasukkan di celah  antara LCD dan TS, lalu di tarik perlahan dan berhasil. Tes LCD, bagus,  nggak ada masalah. Sisa lem pada LCD dibersihkan dengan pertalite. Selanjutnya LCD dipasangkan kembali pada hp, lakukan pengeleman , kemudian pasang TS yang baru dan lakukan pengeleman juga pada sisi luarnya saja, socket LCD dan TS dipasang kembali,   dilanjutkan dengan  pengetesan dan berhasil.



      LCD dan TS blogger biarkan terpisah, aslinya LCD dan TS disatukan dengan lem UV, namun tidak blogger lem  untuk mempermudah penggantian bila nanti TS nya retak/pecah kembali.
        OK, friend , senang sekali  rasanya akhirnya berhasil…….Salam



Kata kata bijak :
“Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia. Amsal 3:3-4

Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali.” Amsal 23 :4-5