Sabtu, 17 Januari 2015

DEMAM BATU AKIK,oot ...by Hotman S

Beberapa bulan belakangan ini,didaerahku dilanda demam BATU AKIK.Dari Kota Lubuk Linggau hingga Kabupaten Musi Rawas Utara terlihat adanya penjualan BATU AKIK.Baik yang masih berbentuk batu besar maupun yang sudah diproses menjadi Batu Cincin.

Entah siapa yang memulai dan mempromosikannya,hingga Batu Akik ini menjadi laris manis.Bahkan orang luar kabupaten,propinsi,bahkan khabarnya ada yang dari luar indonesia juga ikutan berburu batu akik ini.

Berbagai macam jenis batu ini.Tetatpi secara umum orang daerah menyebutnya batu TAWON karena batu ini mengandung unsur bercak2 seperti sarang tawon,tetapi ada juga yg menyebutnya batu TERATAI karena bercaknya seperti teratai.
Ada  juga Batu JANGAT/KULIT,batu ini berlapis seperti susunan kulit.Sebagian lagi menyebutnya batu berlapis,karena memang seperti berlapis.

Serta beberapa jenis batu lain,yang  jarang ditemukan tetapi memiliki nilai jual yg tinggi.

Hadirnya batu-batu ini cukup memberi solusi sebagai tambahan penghasilan bagi warga lokal,mengingat harga karet yg merupakan hasil pencaharian penduduk sedang jatuh.

Berburu batu akik ini tidaklah mudah,butuh kesabaran.Keluar masuk rawa2,sungai,maupun perkebunanpun dilakukan.Jika nasib lagi mujur ditemukan batu yg kwalitasnya super,kalau nggak yah mungkin kwalitas rendah.
Harganya biasanya per kilogram,mulai dari Rp 2.000 s/d Rp 35.000.

Kata Kata Bijak :
   "Kekayaan menambah banyak sahabat, tetapi orang miskin ditinggalkan sahabatnya." AMSAL 19:4

" Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran".Amsal 17:17


Batu Akik yg sudah jadi dan siap jual

Batu Akik yang masih dalam bentuk bongkahan,jenis JANGAT/KULIT/LAPIS


Aktifitas Penjualan Batu Akik di Sepanjang Jalan Lintas Sumatera MURATARA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar